Lebih jauh dengan Niche Market


Mungkin kita udah sering mendengar tentang brand equity atau kekuatan merek, tapi sebenernya ada dua lagi yaitu tentang  distribution equity dan customer equity.

Dengan distribution equity banyak orang yang sukses ,dia tidak memiliki brand atau gak beriklan sama sekali, dia cukup menata dan maintenance jalur atau jaringan distribusinya, contoh studi kasusnya banyak. Di bisnis busana muslim misalnya (kisah nyata).. ada orang yang jago maintenance jalur distribusinya,  beberapa brand bahkan mendekati dia dan kasih reward di depan untuk bisa menggunakan jalur distribusi yang dia miliki.

Balik lagi ke pembahasan niche market , biar makin mantap pemahamannya. Untuk masuk ke pasar yang sudah di dominasi pemain besar dibutuhkan sumber daya yang sangat besar dan mesti punya daya saing agar tidak tersingkir. Kita yang memiliki sumber daya terbatas  atau tidak ingin membuang sumber daya bermainlah di area yang pemain besar tidak melirik ini. Demand nya ada tapi belum tertata rapi, tugas kita lah yang menata dan mengumpulkannya dalam sebuah kolam.
Daripada rebutan kue besar namun akhirnya hanya mendapat porsi kecil, lebih baik makan kue kecil dan di nikmati sendiri. Niche berpeluang menjadi besar.

Contohnya appeton dan L Men. Mereka melakukan edukasi kepada market orang kurus. Secara umum tidak dapat di simpulkan  setiap orang kurus ingin jadi gemuk ataupun berotot. Maka tugas merekalah mengedukasinya, menatanya dengan berbagai brand activation, kaya lomba dan lain lain..

Dua kali weekend kemarin saya di Jakarta ,bantu dua tenant yang ikut di Indonesia Property Expo, saya suka dengan analisa setidakknya analisa pribadi, tentang decision making process konsumen yang semakin panjang, dengan timbulnya persaingan, semua developer melakukan promo yang akhirnya membuat keputusan pembelian menjadi cukup rumit. Properti saat itu terlihat "komoditas", di bisnis yang barrier to entry nya cukup tinggi persaingan sangat ketat, apalagi di lini yang barrier to entrynya rendah seperti fashion,  butuh sebuah inovasi dan personal touch yang di kedepankan, karena siapapun yang memiliki kedekatan emosional dengan konsumen yang akan menang. Seperti yang sering saya contoh kan, kecenderungan manusia akan memilih kepada penjual yang lebih dia kenal, jika anda mau beli hp misalnya, orang lain jual ternyata teman dekat anda jual, pasti pilih teman dekat, jika teman dekat jual saudara kandung jual, pasti kita pilih saudara kandung. PR nya bagaimana kita scale up kedekatan emosional ini dengan masive ke target market kita. Kalo di online mau tidak mau yah dengan konten marketing . Apa itu konten marketing ? Next time akan saya coba bahas lebih dalam lagi.

Seasonal Marketing
Ada tema menarik dari majalah yang saya baca tentang seasonal marketing, mirip mirip apa yang di share di webinar saya di youtube, tapi banyak tambahan menarik. Karena kalo tau cara mainnya dapetin masive income bukanlah hal yang sulit.

Ada 5 tahap merancang seasonal

  1. Pilihalah tema marketing yang ada. Mulai dari musim yang ada, masa liburan, peringatan ulang tahun, acara olahraga dll.
  2. Cocokkan produk dan servis yang anda miliki dengan tema yang ada. Jangan sampai produk yang anda promosikan tidak sesuai.
  3. Buatlah agenda seasonal marketing selama setahun penuh.
  4. Integrasikan seasonal marketing dengan strategi marketing yang ada.
  5. Promosikan seasonal marketingnya. Bisa via online ataupun yang lain, intinya di komunikasikan ke target market.

Pertumbuhan Market
Orang tua saya pernah bilang ke saya, ngapain jual barang yang kaya gitu, itu kan produk awet orang ga akan beli lagi. Lalu saya senyum .. sambil nunjuk kulkas, saya bilang kulkas juga barang awet, kursi juga barang awet. Tapi perusahaannya masih pada berdiri hingga saat ini. Toko mebel pas saya ada dari kecil  pun sampai saat ini masih ada padahal mereka jualan barang yang awet. Jadi jangan khawatir kalo jualan barang awet, karena sebenarnya ada namanya pertumbuhan market, yang nikah selalu ada , rumah tangga baru selalu bermunculan. Selalu ada market baru hadir setiap harinya..
Contoh yang sering bertebaran di fb adalah produk produk as seen on tv , padahal produk2nya secara usia sudah lama, tapi karena benefitnya evergreen maka produknya tetap laku.. ,
Malam, kali ini saya ingin berbagi tentang market saturation, kenapa terjadi dan bagaimana cara menghadapinya

Secara textual bisa di artikan market yang sudah jenuh, simplenya demand < supply . minimal ada 3 penyebab utama:
1. Kompetisi
2. Tidak ada pertumbuhan customer
3. Karena Produk sudah usang.

Kita bahas satu satu : tentang kompetisi misalnya tiap hari di dunia digital khususnya persaingan makin sengit, harus lebih kreatif , karena saat sebuah teknik yang sama di tiru banyak orang maka akan terjadi saturasi juga, contoh dulu saya sering beli tools facebook , bahkan tool tool scraper saya sudah gunakan duluan pas awal awal di Indonesia juga belum rame, dulu ada fb target id, fb graph scraper karya sebastian poulsen yang konsepnya banyak d tiru di sini. pada akhirnya software kaya gini bertebaran dan penggunanya banyak , akhirnya sekarang sudah ga work lagi. 

Begitu pun dengan cara berpromosi.. jika cara berpromosi kita di tiru banyak orang maka otomatis bakal saturasi juga. contoh misal lakukan konsep barang gratis cuma bayar ongkos kirim aja, di awal awal ini cukup menarik. tapi setelah banyak orang lakukan hal yang sama, maka cara ini sudah ga work lagi.

Untuk toko online saya sudah spend dan melakukan banyak strategi strategi yang unpredictable, maka pada saat itu di ketahui banyak orang otomatis bakal saturasi juga. Begitu pun dengan produk. saya termasuk orang yang senang berexperiment dengan produk, baik itu buat sendiri atau import, saat orang tau produk itu laku,  banyak orang yang bisa buat , atau aksesnya mudah. maka harus siap sebentar lagi kurvanya bakal menurun.

Kedua tentang tidak ada pertumbuhan customer, artinya sulit sekali dapet market baru, hanya bisa mengandalkan customer lama. penyebabnya ada beberapa, contohnya karena perbedaan generasi. jadi produk itu hanya bisa menyentuh satu generasi saja misalnya, cocok untuk generasi x tapi tidak cocok untuk generasi y.

Ketiga tentang produk itu memang sudah usang. ini karena memang terjadi karena minim inovasi atau berada dalam ilusi zona nyaman. saya termasuk salah satu orang yang setuju dengan pernyataan zona zaman itu membunuh. Celakanya lagi kalo produk usang ini di stock banyak . strategi banting harga sekalipun tidak akan efektif jika ini terjadi

Ilham Taufik

KALAU BUKAN DARI BANK.. DARI MANA LAGI MODAL UNTUK USAHA?


---> baca baik-baik penjelasan saya..


Mengapa orang cenderung langsung berfikir bahwa bisnis selalu menggunakan modal bank.. dan tidak mungkin jika berbisnis tanpa campur tangan kredit dari bank..

padahal.. bagaimana berbisnis yang sehat adalah bisnis tanpa HUTANG.

naa.. kemudian beberapa orang sering menanyakan pada saya, "apa saja bisnis tanpa hutang?"

tentu saja jawabanya mudah.. bukan bisnis apa yang tanpa hutang, tetapi bagaimana anda merintisnya..

mari kita kaji bagaimana sebuah bisnis menimbulkan hutang, sehingga anda bisa memahami, bagaimana merintis bisnis supaya tidak berhutang.

1. Banyak orang yang berkonsultasi hutang karena bisnis ke saya.. menyampaikan bahwa penjualanya dengan sistem TEMPO, maka dia kehabisan modal untuk membiayai usahanya..

Artinya, sistem penjualan lah yang menjadi penyebabnya, bukan bisnisnya.. jadi solusinya adalah, hanya melayani pembelian CASH.

Seorang pengusaha catering di sumatera, pernah menelpon saya menghadapi masalah serupa, dan menyampaikan, mengapa dia tetap memberikan pinjaman pada konsumenya, padahal uang mandeg nya banyak sekali dan belum lunas dibayar dia sudah order lagi (konsumen tersebut adalah instansi pemerintah),

dia tetap melayani order meskipun terseok-seok, dan berkata "karena yang order ini adalah orang yang dihormati di kampung saya pak.. jadi saya tidak bisa menolaknya.."

Naa..

perlu kita pahami, dan memilih konsumen bukan dari bagaimana dia dihormati orang.. COME ON.. ini bisnis, bukan panti sosial, karena anda juga perlu menggaji karyawn, dan membayar suplier, maka tidak peduli dia pejabat, orang terhormat atau apapun, kalau HUTANG ya harus bayar.. atau kalau bawa uang dilayani, kalau tidak ya maaf.. kita bukan BANK tempat orang meminjam modal..

lebih baik kehilangan konsumen yang merugikan anda.. daripada  bisnis anda terus minus.

2. Anda terburu-buru memenuhi semua keperluan bisnis di depan, sebelum anda tahu siapa konsumen anda, dan berapa keuntungan yang anda terima.

Prinsip saya dalam berbisnis, jual dulu secara tunai.. uang masuk dulu.. baru bisa besar.. bukan sebaliknya.

banyak orang berkonsentrasi pada TEMPAT usaha, Penampilan TOKO, dll..

bahkan konsentrasi pada STOK, tanpa melihat itu fast moving item, atau slow moving item.

Seseorang dari Makassar, pernah menelpon saya senin malam, dan menceritakan kendala minimarketnya yang mulai kehabisan barang. Dia seorang pegawai negeri, dan berniat untuk Memperbesar Utang dengan jaminan SK.

saya tanya.. "pak.. anda mau hutang berapa lagi?" dia jawab "100juta".

dan pertanyaan berikutnya:
"sudah punya rencana 100juta itu untuk apa saja secara detail?"

jawaban beliau "yaa.. belum, tapi saya pikir kalau ada modal 100juta lagi stok akan penuh.. dan toko saya lebih rame.."

coba kita analisa bagaimana kebanyakan pemilik toko berfikir seperti diatas dan akhirnya mengalami kerugian.

hutang sebelumnya.., (untuk modal toko) sudah habis, menjadi barang stok dan uang pun habis..

LOGIKANYA..
kalau ditambah modal Stok, dari HUTANG lagi.. akan habis atau bertambah?

(setiap orang berfikir suntikan dana untuk bisnis, pasti lupa berfikir bagaimana menjualnya secara efektif)

naa.. jawabnya pasti.. akan habis juga, dan jumlah hutangnya akan bertambah.. nanti kalau habis lagi, akan ditambah lagi hutangnya, dan seterusnya sampai pada batas.. dia tidak sanggup lagi membayarnya..

WAH.. trus solusinya gimana ni..

menurut saya, sebelum KRONIS, rombak dulu keuangan, cari tahu mengapa modal habis, dan mengapa keuntungan pun tidak terlihat..

biasanya modal ikut habis karena MARGIN keuntungan tidak menutup untuk membiayai BUNGA BANK.. (biasanya seperti itu, saya tidak tahu dengan bisnis anda)

Lalu kita analisa, apakah toko tersebut memang sudah punya banyak pelanggan, kalau sudah.. maka solusinya, kenali barang2 apa yang cepat terjual, (dibeli secara rutin oleh pelanggan) .. stok lebih banyak, dan naikan margin sedikit demi sedikit..

dan stok yang lama mengendap.. taruh di depan, dan OBRAL (jual rugi) besok jangan beli barang itu lagi.

anda tidak perlu suntik dana dari bank, karena bunganya akan membebani bisnis anda.. dan untuk membiayainya, anda tidak bisa bersaing dengan membuat harga (murah) karena anda harus mengambil keuntungan besar.

dan anda harus bekerja lebih keras untuk bisa menutup angsuran perbulanya.. belum lagi kalau omset sedang turun... maka terpaksa MODAL terkikis..

Jika bisnis anda memang RUGI, dan tidak bisa dipertahankan, tidak ada salahnya jika di TUTUP, sebelum dia menghabiskan tabungan anda, atau sebelum bisnis tersebut menambah angka MINUS di keuangan anda.

bagi anda yang ingin merintis bisnis tanpa modal bank.. dan tanpa investor:
--> saran saya belajarlah berjualan dahulu, apapun yang bisa anda jangkau di sekitar anda, karena pintu berbisnis dimulai dari penjualan (menurut saya) .. kalau anda sudah menemukan, dan membiasakan diri berjualan.. bisnis menjadi lebih mudah membesar.

Saya pun menerapkan seperti itu sampai hari ini, dan tidak memerlukan suntikan dana dari Bank, maupun investor...

bukan karena saya orang kaya, tetapi karena putaran bisnis saya cukup sehat untuk membiayai operasionalnya sendiri, bahkan keuntunganya cukup baik, diputar menjadi modal kembali..

Cek siapa yang sudah LUNAS dengan cara yang terarah
---> http://bebashutang.guru

semoga bermanfaat
#salamlunas
Arli Kurnia

Mental Kepribadian Pebisnis Sukses



Banyak anggapan yang salah bahwa bila mau menjadi pebisnis yang sukses harus memiliki modal besar untuk menggapainya. Padahal tidaklah demikian, justru aset paling besar dalam dunia usaha adalah diri kita sendiri. Walaupun banyak uang / modal, tetapi mental diri dan kepribadiannya belum dimiliki maka sebanyak apapun modal tersebut akan habis dan bangkrut secara mengenaskan.

Orang sukses yang berangkat dari nol terbukti kesuksesannya tersebut biasanya berjalan lama, walau tentunya akan mengalami pasang surut. Sangat berbeda dengan orang yang tiba-tiba memiliki banyak modal dan terjun dalam dunia bisnis wirausaha, kesempatan berada di puncak sukses cenderung singkat.

Hal yang pertama kali wajib dimiliki ketika akan ingin menjadi pebisnis sukses adalah mental dan kepribadian yang tertanam pada diri kita sendiri. Oleh sebab itu marilah miliki mental dan sifat positif berikut untuk meraih kesuksesan dalam bisnis maupun wirausaha :

Mental mau belajar
Tidak pernal berhenti dan terus mengisi pengetahuan dalam segala hal termasuk ilmu yang terkait bisnis wirausaha yang ditekuni. Berguru tidaklah harus melalui sekolah dan dengan mempelajari pengalaman orang lain pun seorang pebisnis sukses dapat menjadi pelajaran yang berarti baginya.

Mental Sabar
Banyak orang berhenti bisnis karena tidak sabar, padahal mungkin saja bila beberapa waktu lagi mampu bertahan kesuksesan yang diharapkannya akan diraihnya. Selain itu sabar dalam bisnis dalam berbagai hal; sabar menghadapi konsumen, sabar dalam penjualan, sabar dalam saingan, dan sabar menghadapi rekan kerja.

Mental profesional
Para pebisnis sukses memiliki mental prefesional dalam arti dia bergaya serta bersikap ekspert pada bidang bisnis yang digelutinya itu. Sebagai pebisnis pemula yang ingin segera meraih sukses maka mental itu pun harus diterapkan pada diri untuk meraih apa yang kita usahakan, minimal seperti pebisnis yang akan kita tiru.

Mental jujur dan terbuka
Sifat suka berbohong, menipu dan menyengsarakan orang akan menghambat keterpurukan dalam segala jenis usaha bisnis, wirausaha ataupun perdagangan. Oleh sebab itu perlu ditanamkan sikap mental jujur dan terbuka untuk mewujudkan impian kita sebagai pebisnis sukses.

Mental pelayan
Pebisnis sukses selalu berprinsip pada proses bukan pada hasil. Oleh sebabnya pebisnis sukses ada yang memberi pengertian SUKSES sebagai "Suka Proses". Mereka menjalankan usahanya tiada lain hanya ingin memberi pelayanan kepuasan kepada konsumen. Hal itu berlaku baik dalam bisnis jasa maupun perdagangan barang.

Cara Memulai Usaha Bisnis Konveksi Pakaian



Tulisan kali ini ingin menyampaikan terkait wirausaha sendiri sebagai bisnis kreatif rumahan yang menjanjikan. Ide bisnis tersebut sangat menjanjikan yaitu usaha bisnis konveksi pakaian berupa baju, celana, busana muslim, blazer, rok dan lain sebagainya.

Keuntungan mengelola bisnis konveksi pakaian sangat menjanjikan dan tergolong pekerjaan santai karena dapat dilakukan di rumah sendiri. Kemudian lagi bahwa usaha ini dapat dilakukan oleh siapa saja tidak harus oleh laki-laki dengan rekrut karyawan yang profesional memiliki keahlian khusus dalam bidang menjahit pakaian.

Bagaimana cara memulainya? tentunya ada beberapa hal yang penting diperhatikan agar bisnis tersebut sukses dan mendapatkan hasil yang gemilang. Namun faktor penting dalam membangun bidang wirausaha adalah mental yang dapat mengantarkan pada luck atau keberuntungan.

Lalu persiapan yang perlu diupayakan dalam memulai usaha bisnis konveksi rumahan diantaranya adalah sebagai berikut :
  • Modal. Sebetulnya modal paling berharga dalam hal ini adalah kesiapan diri kita membangun mental menjadi pebisnis dalam bidang pakaian. Lalu kemudian alat-alat pendukung dan penunjang bisnis usaha konveksi berupa alat-alat konveksi, seperti mesin jahit, mesin obras, kursi, apalagi sekarang tersedia mesin jahit yang murah.
  • Ilmu dan keterampilan dan mengetahui prinsip-prinsip tentang menjahit. Faktor ini termasuk modal utama yang harus kita miliki ketika akan terjun pada dunia produksi pakaian jadi maupun setengah jadi. Lalu selanjutnya untuk mengerjakannya kita dapat menyampaikan kepada orang lain yang menjadi buruh atau karyawan kita.
  • Promosi dan Penjualan. Kesuksesan dalam membuka usaha bisnis konveksi pakaian bukan hanya pada hal produksi saja, namun ke mana barang yang kita buat akan kita salurkan atau pasarkan. Oleh karenanya diperlukan juga promosi dan strategi penjualan yang matang.
  • Model dan cara produksi Kreatif. Perkembangan dunia fashion atau mode selalu mengalami perubahan setiap saat. Oleh sebab itu pelaku usaha bidang produksi baju konveksi perlu memperhatikan trand seni tata busana yang sedang ramai.
  • Pilih Mitra distributor atau supplier yang tepat. Mitra dalam segala hal termasuk pengadaan bahan baku, alat-alat konveksi, peralatan dan lain sebagainya. Kita harus mengeluarkan biaya produksi yang minim sehingga dapat menjual barang yang diproduksi dengan harga murah untuk memuaskan pelanggan.
  • Mengutamakan kepuasan konsumen. Inilah inti dari bisnis wirausaha, target yang harus dicapai adalah kepuasan konsumen dengan ciri tidak merasa dirugikan. Oleh sebab itu mental yang harus dimiliki adalah sabar, teliti dan tekun. Contoh dalam hal pengukuran ketika fitting perlu sekalu diperhatikan ketelitian. Apabila costumer kecewa karena hasil jahitan, akan menyebabkan mereka pindah ke penjahit / konveksi lain.
Demikian tips sederhana tentang bagaimana cara memulai usaha bisnis konveksi memproduksi jahitan dengan mantap dan percaya diri. Sukses selalu.

Penggunaan Internet Dalam Bisnis Masa Kini



Makalah ini membahas tentang pentingnya panggunaan internet dalam bisnis pemasaran masa kini. Penggunaan internet dalam bisnis mengalami perkembangan, dari pertukaran informasi secara elektronik ke aplikasi strategi bisnis, seperti: pemasaran, penjualan, dan pelayanan pelanggan.

Amerika Serikat memiliki perusahaan memiliki peringkat tertinggi yang telah menerapkan internet untuk strategi bisnis. Internet mendukung komunikasi dan kerja sama global antara pegawai, konsumen, penjual, dan rekan bisnis yang lain. Internet memungkinkan orang dari organisasi atau lokasi yang berbeda bekerja sama sebagai satu tim virtual untuk mengembangkan, memproduksi, memasarkan, dan memelihara produk atau pelayanan. Dengan internet memungkinkan aplikasi Electronic Commerce (EC) dapat digunakan pada jaringan global, dan biasanya dilengkapi dengan aplikasi pemrosesan pesanan secara On-line, Electronic Data Interchange (EDI) untuk mengirim dokumen bisnis, dan keamanan sistem pembayaran Electronic Funds Transfer (EFT).

Akibat internet, pemasaran terhadap perusahaan, produk, dan pelayanan menjadi proses yang interaktif saat ini. Situs Web perusahaan bukan hanya sekedar menyajikan katalog produk dan media promosi, melainkan digunakan untuk berdialog, berdiskusi, dan berkonsultasi dengan konsumen secara On-line, bulletin boards, kuesioner elektronik, mailing lists, dan pengiriman surat elektronik. Sehingga konsumen dapat dilibatkan secara langsung dalam perancangan, pengembangan, pemasaran, dan penjualan produk.

Pemasaran Interaktif
Tujuan dari pemasaran interaktif adalah untuk memikat dan memelihara konsumen yang akan menjadi rekan bisnis dalam penciptaan, pembelian, dan pengembangan produk dan layanan. Konsumen tidak hanya sebagai peserta pasif yang menerima iklan sebelum membeli, melainkan konsumen diharapkan proaktif dan interaktif dalam pemasaran. Proses pemasaran interaktif meliputi 2 metode: Push dan Pull Marketing. Maksudnya adalah bahan pemasaran disajikan pada layar komputer konsumen menggunakan teknologi Push dan Pull Marketing. Pull Marketing menyerahkan sepenuhnya kepada konsumen yang membutuhkan informasi, baik melalui internet atau Web menggunakan Web browser; untuk mencari, membaca atau download informasi dari situs Web perusahaan. Sedangkan Push Marketing lebih menggantungkan pada Software Web Broadcasters atau Net Broadcasters, seperti: PointCast, BackWeb, dan Castanet. Software tersebut secara otomatis mengirim macam-macam informasi yang dipilih oleh konsumen dari Web sumber ke komputer konsumen, bisa ditampilkan berupa Barner atau Screen Server pada komputer konsumen.

Informasi Push Marketing biasanya berupa harga dolar, emas, atau saham. Silicon Graphics (www.sgi.com) adalah perusahaan yang membuat workstation dan minisupercomputer dengan teknologi handal. Komputer produk SGI digunakan untuk membuat photorealistic images, misal: film Hollywood dan video game. SGI telah menerapkan pemasaran interaktif sebagai komponen pedoman strategi untuk memenangkan kompetisi. Staff pemasaran, teknisi, konsumen support SGI dilibatkan dalam diskusi dan newsgroups internet. Sehingga pada saat ada konsumen yang menulis E-mail untuk bertanya atau mengomentari produk SGI, staff teknisi dan konsumen support dapat berdialog langsung dengan konsumen, bukan hanya sekedar menjawab pertanyaan saja, melainkan konsumen dapat juga dilibatkan dalam pengembangan produk.

Keuntungan Bisnis menggunakan Internet
“The internet provides a synthesis of computing and communication capabilities that adds value to every part of the business cycle” (Cronin,1995). Keuntungan yang diperoleh dari berbisnis lewat internet dapat dilihat pada Gambar 5, merupakan kesimpulan yang diperoleh bisnis lewat internet dari 100 perusahaan pengguna internet peringkat tertinggi. Dari Gambar 5 juga dapat dilihat persentase tertinggi adalah penghematan biaya (35%), karena aplikasi yang diterapkan pada teknologi internet lebih murah untuk dikembangkan, dioperasikan, dan dirawat, jika dibandingkan dengan sistem tradisional. Contoh: American Airlines menghemat biaya konsumen support, setelah pembuatan situs Web dibandingkan biaya telepon (Gow, 1997).

Tujuan perusahaan membangun situs komersial pada World Wide Web adalah:
a. Menarik konsumen baru melalui pemasaran dan periklanan Web.
b. Memperbaiki pelayanan konsumen yang sudah ada melalui fungsi pelayanan dan dukungan Web konsumen.
c. Mengembangkan saluran pemasaran dan distribusi berdasarkan Web yang baru untuk produk yang sudah ada.
d. Mengembangkan informasi baru dari produk yang dapat diakses lewat Web.
Aplikasi berdasarkan internet dapat memberi keunggulan strategi bisnis untuk memenangkan kompetisi dalam:

a. Global Dissemination. Karena sekarang negara-negara sudah tersambung dengan internet, komunikasi global dalam bisnis menjadi benar-benar hidup. E-mail, electronic mailing list, situs World Wide Web, dan pelayanan internet lainnya, mengakibatkan penyebaran informasi sekala internasional menjadi lebih cepat, murah dan mudah. Hal ini memberi keuntungan strategi bisnis dalam meningkatkan penghematan dan efisiensi komunikasi global, dan mampu untuk menjangkau, menjual, serta pengembangan pelayanan pasar konsumen internasional.

b. Interaction. Komunikasi interaktif adalah kemampuan internet yang lain, seperti: forum diskusi dan chat groups; Formulir interaktif untuk pesanan, feedback, dan dukungan teknis; E-mail untuk menjawab permintaan dan komentar secara on-line. Feedback yang cepat dan efisien kepada konsumen dan tanggapan dari konsumen support specialists memberi beberapa kesempatan untuk menunjukkan perhatian perusahaan pada konsumennya. Sehingga teknologi internet membantu bisnis membangun peranan dan loyalitas konsumen.

c. Customization. Kemampuan untuk mengotomatisasi penyediaan informasi dan pelayanan sesuai kebutuhan masing-masing konsumen, merupakan kemampuan strategi bisnis internet. Informasi dapat diakses dan disebarkan dari server jaringan, tergantung pada kebutuhan pemakainya. Sebagai contoh: mengisi formulir pendaftaran untuk pengaksesan yang cepat dalam memilih tingkat situs Web. Efisiensi, biaya murah, dan sasaran pemasaran interaktif kepada masing-masing konsumen adalah kunci keunggulan bisnis dengan teknologi internet.
d. Collaboration. Internet mungkin memudahkan dan mengefisienkan akses data, hardware dan software yang ada pada jaringan secara bersama. Sebagai contoh: informasi pada situs Web dapat diperoleh dengan mudah menggunakan Web browsers. Groupware tools yang lain membantu koordinasi proyek dan mengurus informasi yang disimpan pada server situs Web cross-link. Hal ini dapat meningkatkan kerja sama diantara tim, workgroups, dan rekan bisnis, sehingga dapat melengkapi peran strategi bisnis perusahaan.

e. Electronic Commerce. Internet menjadi platform teknologi EC. Internet menghubungkan perusahaan dengan konsumen dan penjualnya, sehingga memungkinkan perusahaan pengguna internet dapat memasarkan, membeli, menjual, serta mendukung produk dan pelayanan secara elektronik. Beberapa keuntungan berbisnis lewat internet terletak pada aplikasi EC. EC memungkinkan untuk membuka pasar dan/atau membuat produk dan pelayanan baru.
f. Integration. Perusahaan yang bekerja menggunakan internet mengintegrasikan aktivitas di luar dengan proses bisnis di dalam perusahaan secara online. Sebagai contoh: situs Web perusahaan tersambung dengan database operasional yang tersimpan pada Server Web Intranet, sehingga pengunjung situs Web perusahaan tersebut dalam memperoleh informasi lebih detil, up-to-date, dan dapat digunakan untuk mendukung aplikasi EC. Sehingga keuntungan perusahaan dari teknologi internet timbul dari efisiensi dan inovasi proses di dalam dan luar perusahaan.

Keuntungan Yang Diperoleh Konsumen dari Internet
“The driving force behind world economic growth has changed from manufacturing volume to improving konsumen value. As a result, the key success factor for many firms is maximizing konsumen value” (Cronin, 1995). Untuk beberapa perusahaan, keuntungan yang diperoleh dari internet ditimbulkan dari kemampuan menjaga loyalitas konsumen, mengantisipasi kebutuhan konsumen mendatang, menanggapi kepedulian konsumen, dan memperbaiki pelayanan konsumen. Dari sudut pandang konsumen, perusahaan secara konsisten dapat memberikan yang terbaik, dengan menjaga kebutuhan masing-masing konsumen, mempertahankan kecenderungan pasar, menyediakan informasi yang ada hubungannya secara menarik, sewaktu-waktu, dimana saja dalam beberapa media, dan menyediakan pelayanan sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Hal tersebut di atas menunjukkan alasan kenapa begitu banyak perusahaan berinvestasi pada teknologi informasi cukup tinggi dan sistem komplek yang saling tersambung dengan jaringan komputer, mengingat perusahaan sedang mencari konsumennya lewat internet. Karena kebutuhan konsumen berkembang sangat cepat, perusahaan berharap dapat berkomunikasi dengan konsumennya lewat internet. Sehingga internet menjadi strategi dan memberi kesempatan kepada perusahaan besar dan kecil untuk menawarkan secara cepat dengan biaya murah, menanggapi produk dan pelayanan dengan kualitas tinggi sesuai dengan kebutuhan konsumen. Internet membuat channel baru untuk komunikasi interaktif antara kosumen, penjual, dan rekan bisnis lainnya. Hal ini memungkinkan perusahaan berinteraksi dan bekerja sama secara terus menerus dalam pengembangan produk, pemasaran, pengiriman, pelayanan, dan dukungan teknik.

Electronic Commerce
“The internet is redefining the model for EC to one that supports the complete seller-to-buyer relationship. This model includes promoting and communicating company and product information to a global user base, accepting orders and payment for gods and services Online, delivering software and information products Online, providing ongoing konsumen support, and engaging in Online collaboration for new product development” (Cronin, 1996).

Pada abad internet, EC bukan hanya sekedar digunakan untuk membeli dan menjual produk secara Online. EC mengubah proses pengembangan, pemasaran interaktif, penjualan, pemesanan, pengiriman, pelayanan, dan pembayaran produk dan jasa yang dibeli lewat internet secara on-line, juga komunikasi global konsumen secara virtual, menunjang jaringan rekan bisnis sedunia. Sistem EC bertumpu pada resources internet dan jaringan komputer lain untuk menunjang setiap langkah dalam proses tersebut di atas.

Teknologi informasi, telekomunikasi, dan internet adalah teknologi yang dibutuhkan oleh EC. Tabel 2 adalah garis bersar arsitektur teknologi pelayanan EC. Pada kerangka ini aplikasi EC meliputi 6 lapisan pelayanan teknologi informasi: application service, brokerage dan manajemen data, interface services, secure messaging, middleware services, dan network infrastructure. Arsitek tersebut untuk menekankan lingkup pelayanan yang harus disediakan dalam mendukung sistem EC perusahaan. Menerapkan pelayanan EC sebelumnya sulit sekali, dengan adanya internet dan World Wide Web kesulitan tersebut dapat diatasi.

1. Business-to-Consumer Commerce
Pada aplikasi EC bentuk ini, perusahaan harus mengembangkan pasar elektronik yang menarik untuk memikat, menjual produk dan melayani pelanggan. Sebagai contoh, perusahaan mungkin menawarkan situs Web multimedia untuk melengkapi storefronts dan shopping malls virtual, pemrosesan order secara interaktif, dan keamanan sistem pembayaran elektronik. “Technology is transforming consumer choices, which in turn transform the dynamics of the marketplace and organization themselves. Technology embodies adaptability, programmability, flexibility, and other qualities so essential for customization. Together they have created the promise of any thing, any way, any time” (Kalakota, 1996). EC antara penjual dan konsumen pada internet dipengaruhi cepat oleh teknologi informasi, perilaku konsumen, proses bisnis, dan pasar.

Hubungan antara teknologi EC, perilaku dan pilihan konsumen, dan proses bisnis dan persaingan pasar. Sehingga model perekonomian internet terbuka lebar dan bergerak cepat dari perubahan teknologi internet merupakan dasar penunjang untuk mengembangkan aplikasi EC antara perusahaan dan konsumen. Penjualan eceran pada World Wide Web adalah contoh klasik dari aplikasi EC bentuk ini.

Menurut Alison dan Richard Ashton (1999:6), konsultan teknologi informasi Amerika Serikat, ada dua strategi yang harus diperhatikan dalam Business-to-Consumer Commerce. “Pertama, strategi yang berkaitan dengan penarikan minat konsumen. Kedua, strategi yang berkaitan dengan penjagaan loyalitas konsumen. Sedangkan tip-tip agar Business-to-Consumer Commerce sukses adalah jagalah kesederhanaan, berikan nilai tambah, mudahkan cara pembelian, tunjukkan sertifikasi keamanan, menjaga privasi pelanggan, berikan harga terendah, mudahkan akses, beri nomor bebas pulsa, usahakan tepat waktu, berilah jawaban secepatnya, gunakan penjawab otomatis, lakukan konfirmasi, berikan pengiriman terendah, dan sertakan garansi kepuasan.”

a. Jagalah kesederhanaan. Situs yang didesain harus sederhana, lebih baik menyajikan informasi produk ketimbang memuat gambar-gambar yang tidak penting, apalagi menampilkan banyak animasi serta program multimedia. Karena tidak semua pemakai internet memiliki browser dan jaringan internet yang sempurna. Animasi dan efek multimedia yang disertakan dalam situs akan sia-sia, jika pengunjung situs tidak memiliki program plug-ins atau akses internet yang lambat, bahkan kemungkinan besar pengunjung internet meninggalkan situs tersebut.

b. Berikan nilai tambah. Menyediakan katalog produk serta deskripsi sedetildetilnya, karena pengunjung sangat menyukai situs yang menyajikan informasi mendalam tentang produk yang dijual. Informasi produk barang di situs dapat dilengkapi dengan foto-foto sederhana yang tidak menggangu kinerja browser dan jaringan internet pengunjung situs.

c. Mudahkan cara pembelian. Jangan biarkan pengunjung mendatangi situs tanpa membeli satupun barang yang ditawarkan. Pengunjung situs umumnya akan cepat pergi meninggalkan situs suatu toko begitu pengunjung merasa kesulitan untuk melakukan deal pembelian. Dengan mudahnya seseorang berpindah dari satu situs toko ke situs toko lain di internet, maka harus diberi cara termudah bagi pengunjung situs dalam melakukan transaksi. Contoh: Amazon.com menawarkan cara pembelian berdasarkan kebiasaan pelanggannya melakukan browsing situs. Shopping cart selalu ditampilkan dalam setiap halaman produk, sehingga memudahkan pengunjung untuk melakukan transaksi pembelian.

d. Tunjukkan sertifikasi keamanan. Faktor utama keberhasilan penjualan lewat internet adalah kepercayaan. Baik kepercayaan dalam hal pelayanan (misalnya pengiriman barang yang tepat waktu) maupun keamanan. Faktor terakhir yang sangat penting karena orang tidak akan mudah mengeluarkan uangnya begitu saja tanpa percaya bahwa uang yang dikirim lewat internet aman dari gangguan hacker. Salah satu lembaga yang memberikan sertifikat keamanan bagi situs EC adalah VeriSign, berpusat di Mountain View, California. Bagi pemilik situs yang mendapatkan sertifikasi dari lembaga ini, harus menampakkan pada situs Web-nya agar konsumen dapat melihatnya dengan jelas.

e. Jaga privasi pelanggan. Informasi yang diberikan konsumen menjadi tanggung jawab dan rahasia pemilik situs. Pemilik situs tidak berhak atau bahkan bisa dituntut jika menyebarkan informasi konsumennya. Ada beberapa konsumen yang tidak suka memberikan informasi pribadinya di internet, sekalipun nama dan alamat. Karena itu, pemilik situs harus memiliki kebijakan mengenai hal ini. Salah satu cara dengan memberikan pengumuman kepada konsumen bahwa informasi yang diberikan akan disimpan baik-baik dan menjadi tanggung jawab pemilik situs.

f. Berikan harga terendah. Banyak orang membeli barang lewat internet bukan karena faktor keamanan, tetapi karena harga yang ditawarkan lebih murah dari harga rata-rata yang ditawarkan toko tradisional. Sebetulnya inilah kelebihan toko di internet. Barang yang dijual seharusnya lebih murah dari harga di toko-toko tradisional. Soalnya, pemilik toko bisa mengurangi harga sewa tempat yang umumnya dimasukkan dalam harga barang oleh toko-toko tradisional.

g. Mudahkan akses. Kendati semua komunikasi dan transaksi bisa dilakukan lewat internet, jangan kesampingkan media off-line. Konsumen menyukai situs yang memasang jelas-jelas nomor telepon, faks, serta alamatnya. Biar bagaimanapun tidak semua orang merasa nyaman berbelanja lewat internet, untuk itu harus diberi pilihan transaksi lewat cara-cara tradisional.

h. Beri nomor bebas pulsa. Tak semua calon pembeli mempercayai internet. Banyak dari pengguna internet, kendati mereka melakukan surfing berjam-jam setiap hari, belum merasa nyaman melakukan transaksi lewat web. Untuk orangorang seperti ini, perlu diberikan nomor telepon bebas pulsa. Karena bagi mereka, berbicara secara langsung lewat telepon terasa lebih nyaman ketimbang berhadapan dengan halaman-halaman web.

i. Usahakan tepat waktu. Ketika dijanjikan barang akan terkirim dalam waktu 24 jam, usahakan untuk ditepati. Kalau tidak bisa, jangan berikan janji itu. Sebab menurut penelitian Paul Bates, Wakil Presiden Information Products Group, “hanya 22% pembeli yang bersedia kembali membeli lagi setelah mereka dikecewakan oleh keterlambatan pengiriman”. Sementara menurut Bates “52% pembeli mengaku akan kembali lagi, jika barang yang mereka pesan diantar tepat waktu.”

j. Selalu Kontrol Infrastruktur. Infrastruktur tidak boleh disepelekan karena semua pelayanan dan sistem pengamanan yang baik akan sia-sia jika server tempat meletakkan situs web anda tidak bisa menampung lalu-lintas pengguna yang terus meningkat. Hardware dan software ini sama pentingnya dengan gedung atau showroom bagi toko-toko tradisional.

k. Berilah jawaban secepatnya. Jangan biarkan pelanggan menunggu jawaban, karena kecepatan respon menunjukkan mutu pelayanan yang diberikan. Menurut penelitian Jupiter Communication “lebih dari 40% situs-situs terkenal memberikan respon lambat kepada pengunjung yang menyurati. Padahal, lebih dari 5 hari saja email tidak dijawab, orang akan malas mengirim lagi.”
l. Gunakan penjawab otomatis. Situs-situs besar di internet umumnya sudah melakukan hal ini. Webmaster bisa dimintai untuk membuatkan mesin penjawab email secara otomatis. Penjawab otomatis memiliki dua keuntungan sekaligus. Pertama tidak perlu mempekerjakan banyak orang untuk menjawab satu persatu pesanan konsumen. Kedua konsumen merasa puas karena dilayani secara cepat. Tapi usahakan redaksi surat jawaban yang dikirimkan terlihat personal dan memenuhi tuntutan si pengirim.

m. Lakukan konfirmasi. Sebelum mengirimkan barang yang telah disepakati, lakukan konfirmasi, baik lewat e-mail maupun telepon. Tidak sedikit pelanggan yang merasa puas dan nyaman, jika transaksi lewat internet diiringi dengan konfirmasi sebelum pengiriman barang.

n. Berikan pengiriman termurah. Persoalan serius yang dialamai transaksi lewat internet adalah masalah pengiriman. Karena konsumen selalu membandingkan harga barang yang ditawarkan di internet dengan barang yang sama di toko dekat rumah konsumen. Jika harga barang ditambah ongkos kirim sama dengan harga barang di toko dekat rumah konsumen, konsumen akan melupakan tawaran di internet.

o. Sertakan garansi kepuasan. Hal terakhir yang perlu diperhatikan adalah garansi kepuasan. Layanan belum lengkap, jika tidak memberikan jaminan kepuasan kepada konsumen. Misalnya: dengan mengatakan kepada konsumen jika barang yang diterima dalam keadaan rusak, perusahaan bersedia mengganti atau biaya pengiriman perusahaan yang menanggung atau dibebaskan dari pajak pembelian.

2. Business-to-Business Commerce
“Because of the radical changes brought about by the internet, centuries-old basic business processes such as buying and selling are going to change dramatically. Both buyers and sellers will be demanding more information and better information, and will demand it faster than ever. This transformation-a true paradigm shift-will forever alter the way society operates” (Kastner, 1997).

Business-to-Business Commerce adalah situs perdagangan partai. Contoh: perusahaan penjaul produk ke perusahaan lain. Hubungan jaringan bisnis dengan perusahaan lain diperlukan untuk menjalin dan menjual produk disebut supply chain. Sistem EC ini mirip dengan Electronic Data Interchange (EDI), dan proses manajemen perusahaan mirip dengan rantai manajemen perusahaan. Sebelum adanya internet EDI disambungkan secara point-to-point, maksudnya komputer antara perusahaan tersambung dengan SLJJ, sehingga biaya komunikasinya lebih mahal, jika dibandingkan dengan komunikasi lewat internet.

Supply Chain Management (SCM) adalah konsep manajemen yang mengintegrasikan manajemen dengan proses rantai persediaan. Tujuan dari SCM adalah untuk meminimalkan biaya, meningkatkan keuntungan, memperbaiki kinerja, dan memberi nilai tambah untuk bersaing. Sesuai dengan kemajuan dewan pabrikasi, SCM mempunyai 3 tujuan bisnis:
a. Memperoleh produk yang benar pada tempat yang tepat dengan biaya serendah mungkin.
b. Menjaga persediaan serendah mungkin dengan tetap dapat melayani konsumen sebaik mungkin.
c. Mengurangi waktu pesanan. SCM merupakan operasi yang sederhana dan lebih cepat, seperti pengiriman bahan baku yang dibutuhkan untuk diproses.

EDI melibatkan pertukaran dokumen bisnis secara elektronik melalui jaringan komputer antara perusahaan. Data dalam dokumen transaksi bisnis (Misal: pesanan pembelian, invoice, dan nota pengiriman) dipertukarkan antara komputer perusahaan secara elektronik menggunakan format dokumen standar. Biasanya software EDI digunakan untuk mengkonversikan format dokumen perusahaan ke dalam format EDI standar industri kebanyakan dan protokol internasional. Sehingga EDI adalah contoh proses EC yang cukup kompleks.

EDI membatasi pencetakan, surat-menyurat, pemeriksaan, dan jumlah salinan dokumen bisnis untuk ditangani oleh beberapa pegawai. Juga karena format dokumen adalah standar, keterlambatan yang disebabkan oleh surat atau komunikasi telepon antara perusahaan dapat dikurangi secara drastis. Beberapa keuntungan EDI berakibat pengurangan kertas, biaya kirim, dan biaya pengawai; aliran transaksi lebih cepat; memperkecil kesalahan; meningkatkan produktivitas; menunjang kebijaksanaan persediaan tepat waktu; dan mengurangi tingkat persediaan. Contoh: RJR Nabisco membutuhkan biaya $70 untuk memproses pesanan pembelian menggunakan sistem lama, menurun menjadi kurang dari 1$ setelah menggunakan EDI (O’Brien, 1999:334).

Karakteristik Wirausahawan Sukses



Artikel ini membahas tentang karakteristik wirausahawan sukses. Seorang yang bergerak dalam bidang pekerjaan wirausaha perlu memiliki karakter pribadi yang dapat mengantarkan dirinya menuju keberhasilan.

Ciri-ciri utama seorang wirausaha adalah percaya diri, berorientasikan tugas dan hasil, berani mengambil resiko, memiliki sikap kepemimpinan / leadership yang cukup, visioner atau dalam kata lain melihat peluang di masa depan, jujur dan tekun, mengeluarkan produk original, inovatif dan kreatif.

Sedangkan sifat-sifat seorang wirausaha antara lain sebagai berikut :
  1. Memiliki sifat keyakinan, kemandirian, individualitas dan optimisme.
  2. Selalu berusaha untuk berprestasi, berorientasi pada laba, memiliki ketekunan dan ketabahan, memiliki tekad kuat, suka bekerja keras, energik dan memiliki inisiatif.
  3. Memiliki kemampuan ingin mengambil resiko dan suka pada tantangan.
  4. Bertingkah laku sebagai pemimpin, dapat bergaul dengan orang lain / fleksibel, serta dapat menerima saran dan kritik yang membangun.
  5. Memiliki inovatif dan kreatifitas tinggi, fleksibel, serba bisa, serta memiliki jaringan bisnis yang luas.
  6. Memiliki persepsi dan cara pandang yang berorientasi pada masa depan (visioner).
  7. Memiliki keyakinan bahwa hidup itu sama dengan kerja keras.

Anda yang ingin terjun dalam bidang wirausaha sangat diperlukan sifat pengusaha sukses di atas agar meraih sukses seperti yang diharapkan. Semoga melalui tulisan singkat ini dapat memicu motivasi dan menjadi wawasan bisnis dalam ilmu prakarya dan kewirausahaan..

Bebas Finansial. Mau?




Tidak sedikit orang yang menginginkan kebebasan finansial atau freedom. Bebas waktu, bebas finansial, sangat menyenagkan bukan? Kalo bahasa jaman sekarang ternak teri (ter anak ter istri)

Yuk kita pahami pelan-pelan arti dari bebas finansial.

- Kebebasan Finansial berarti : Kita tidak perlu lagi bekerja untuk memperoleh pendapatan, karena pasif income kita sudah mampu untuk memenuhi gaya hidup kita. Uang bekerja untuk kita. (Aamiin)

- Tapi kemudian definisi ini di revisi, karena manusia apabila berhenti bekerja maka kreatifitas nya mati dan hidupnya tidak lagi bisa dinikmati. Jadi sekarang Kebebasan Finansial berarti "Penghasilan kita dari pekerjaan sudah mampu memenuhi kebutuhan hidup kita, dan kita tetap bekerja karena kita ingin terus produktif dan berkreasi"

Ingat pada hakikatnya semua orang cukup, tidak ada yg kurang. Think!

- Saya lebih cocok dengan definisi yg sdh di revisi karena memang bekerja itu ada kenikmatan tersendiri.

- Sebab ada pahala yang hanya didapat dalam bekerja (tolabur rizqi) yang tidak bisa didapat dalam ibadah yang lain.

- Dan pada level ini bukan lagi uang bekerja untuk kita, tetapi uang bisa dijadikan sarana mempermudah ibadah kita.

- Karena uang tersebut kita carinya dengan niat yang baik, dan kita belanjakannya untuk barang yang halal. Perputaran nya bernilai pahala.

- Bekerja atau berbisnis semua sama dihadapan-Nya yg terbaik adalah yg bertqwa. Agar kerja berkah. Kalo bekerja jangan selingkuh pikiran atau korupsi waktu.

Bisnispun demikian gunakanlah cara-cara yg Allah ridoi. Agar Allah ridho dgn kita.

Saya yakin diantara teman-teman sdh ada yg sampai atau sdg proses menuju ke arah sana. Yang penting kalo sdh sampai jangan lupa 2 hal, yg pertama jgn lupa sama saya heee. Yang kedua jangan lupa pesan saya yaitu saat kawan-kawan telah sampai jangan lupa tetaplah berkreasi dan berkontribusi krna sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat untuk banyak orang.
Semoga Allah memudahkan segala langkah kita untuk menuju kebahagiaan dunia & akhirat. Banyak rezeki, suka memberi.

Salam Sukses untuk kita semua. Sahabatmu, SIGIT