Cara Jual Kaos 100 Juta

Hasil gambar untuk menjual mahal

.. Mau lanjut tentang " Cara Jual Kaos Distro seharga 100 Jt ? Boleh ? "...

.. Kemarin seorang sahabat, beliau sudah punya anak, usianya 35 thunan keatas sepertinya..

.. Beliau seorang ibu yang hebat, meskipun emak - emak tapi bisa jago jualan online, saat ini masih dropship..

.. Tidak ada kata " Tidak Bisa " kalau kita mau berusaha betul ?..

.. Sekarang , omset beliau sudah lumayan, saya taksir sekitar 20-30 jtan dari menjual " Batik "...

.. Saya sering chat dengan beliau, dan ingin tahu perkembangannya, karena saya suka sharing jadi suka aja kalau ada yang tanya, dan pasti saya jawab kalau saya bisa, dan pastinya harus kenal dahulu...

.. Jadi beliau tanya seperti ini " Mas, kalau kayak gini bagus gak konversinya ? " ( Stastik Facebook Ads )..

.. Saya bilang, 0,3% x jumlah klik = Konversi ( beli ) Kalau dibawah ini kurang bagus, tapi namanya iklan sambil jalan bisa di edukasi yang penting jangan lupa pasang pixel..

.. Trafiknya hari itu, 1900an.. beliau jawab " iya mas, ini yang beli 3, yang tanya2 banyak cuma belum beli "...

.. Thats right, konversi market lokal rata - rata 0,3% standardnya jika dibawah ini kurang bagus, diatas sangat bagus, semakin tinggi berarti iklannya memang sudah terbiasa mengedukasi audiance..

.. Kemudian saya tanya, Batiknya dijual harga berapa bu ?.." 150-195rb mas ".....

.. Kenapa gak dinaikan lagi jadi " 750-1 jt " gitu bisa ?.. .. Saya takut mas, nanti gak ada yang beli lagi...

.. Saya kan masih dropship mas, saya punya rencana mau bikin sendiri cuma masih takut modalnya gimana nanti..

.. Padahal ibu yang satu ini, omset Dropshipnya sudah lumayan menurut saya..

.. Kemudian, saya bilang, Bu test aja bikin 1 batik dulu , bikin yang harga 750rb, bisa ?..

.. gak kepikiran, bikin cuma 1 mas..hehehe

.. Nah itu harus dicoba bu, bisa ?..

.. Jadi tambah semangat nih, bisa juga ya idenya....

.. Gini bu, Ibu bikin batik misal dikasih sesuatu yang terlihat mahal, atau bikin desain dari luar
negeri " Batik Emirate Arab, Batik Palestine " misalnya..

.. Misal harga modal dengan penjahit " 250rb " dijual 300%nya, jadi 750rb.. Harga reseller diskon 40% jadi 450rb...

.. Misal ibu mengambil keuntungan 80% dari modal, berarti masih ada biaya marketing senilai " 750rb - ( 250rb+200 ) = 300rb "..

.. 300rb bisa ibu pakai untuk biaya marketing, misal 300rbnya bisa untuk beli tas grosiran...

.. Beli batik 750rb

.. Hadiah Langsung Tas senilai 1500.000,- ( modal 300rb karena beli grosir )..

.. Khusus tanggal 14-30 oktober 2016..

Apa gak kebelet beli tuh " Konsumennya "..

.. Kalau gak laku mas ? gimana ?..

.. kalau gak laku , ya gakpapa, kan cuma buat batik 1 biji dengan modal 250rb,..

.. Yang penting mereka datang dulu, kalau sudah datang ibu bisa tawarkan batik yang harga " 150-195 " , betul ?..

.. Dan itu pasti lebih tinggi closingnya, karena kita sudah  menarik orang - orang berduit yang mau belinya yang harga murah betul ?....

.. Boleh dicoba bu ?

.. Bisa mas , jadi tambah semangat nih.. hehehe

" Dari percakpan saya diatas, Anda sudah menangkap idenya ? " bagaimana cara menjual Kaos Distro seharga 100 Jt ?..

.. Kemarin sudah saya berikan contoh menjual " Jam Tangan " seharga 10 Miliar betul ?..

.. Kalau " Kaos Distro " seharga 100 Jt, gak laku ya gakpapa...

.. Kan yang penting, " HEBOH " dan rame dulu, kan yang
dibuat cuma " 1 ",.. berapa yang dibuat ? ... cuma ?.. " cuma 1 "..

.. Kalau gak ada yang beli boleh ?... boleh - boleh saja , bukan ?..

.. Kan, Anda bisa menawarkan kaos distro " Australia " seharga 200rb, dengan hadiah jam tangan swiss army senilai 299rb betul ?..

Prinsip Apa Yang Membuat TungDW Sukses Hingga Saat Ini

Hasil gambar untuk tungdw

Penasaran!

Ada 9 prinsip yang terus beliau pegang hingga saat INI.

SSsssstttt!! Beliau akan bocorkan

Tapi janji Anda harus aplikasi-kan dikehidupan  :)

1. Investasi ilmu pengetahuan dan wawasan.
Tidak harus pendidikan formal, tetapi bisa juga dari belajar otodidak melalui buku, TV, radio, dan belajar dari ahlinya (mengamati, meniru, memodifikasi).

2. Beramal. Semakin banyak memberi semakin banyak menerima,
ini adalah kewajiban Anda sebagai umat beragama.

3. Jujur dan bisa dipercaya.

4. Network/koneksi/kenalan. Bergaul dengan orang sukses atau ahli di bidangnya, Anda akan bisa banyak belajar darinya

5. Menabung (menyisihkan diawal) untuk berinvestasi atau berbisnis yang menghasilkan income tanpa bekerja

6. Pilih pekerjaan yang memberikan hasil lebih besar (tentunya yang halal).

7. Ulet dan tidak mudah menyerah. Tidak ada kata gagal yang ada hanya sukses atau belajar

8. Harus berani bermimpi yang tidak masuk akal TAPI punya rencana yang jelas untuk meraihnya.

9. Memiliki identitas hidup yang tepat. Anda adalah Tuan Atas Hidup Anda

KISAH KASIH ROHANA DAN ROJALI


Hasil gambar untuk HANYA NANYA

Kisah Rohana dan Rojali adalah kisah yang sering dialami semua yang pernah berjualan, terutama berjualan online

ROHANA : ROmbongan HAnya NAnya
ROJALI: ROmbongan JArang beLI

Biasanya Rohana dan Rojali emang bikin kesel, tapi jangan salah, karena biasanya Rohana dan Rojali adalah FANS kita yang paling sering merekomendasikan dagangan kita kepada teman2xnya.
Perlakukan Rohana dan Rojali dengan baik, layani layaknya pembeli dan Jangan lupa meminta mereka merekomendasikan dagangan kita kepada teman2xnya. Kenapa? Karena Rohana dan Rojali sangat aktif berbicara/chat dan senang bergabung di berbagai komunitas, energi mereka berlebih utk urusan ngobrol.

Banyak yang tidak tau rahasia ini, sehingga Rohana dan Rojali ini sering diperlakukan dengan kasar.
Kata2x seperti ini "Gak usah tanya2x kalau gak mau beli" dan sejenisnya sering dilontarkan kepada mereka, sehingga mereka sering kali meresa terhina, apa yang dilakukan mereka kalau merasa terhina? Ya cerita kepada teman2xnya yang banyak itu.

So...apa rencana anda kepada pasangan serasi Rohana dan Rojali ini?

Ciri Kepribadian Wirausahawan Sukses

Hasil gambar untuk pribadi sukses

Tips bisnis kali ini akan menguraikan ciri pribadi wirausahawan sukses. Cerminan pribadi sukses tersebut datang dari tokoh-tokoh yang pekerjaannya wiraswasta. Ternyata mereka memiliki ciri-ciri khusus sebagai pribadi sukses yang patut ditiru oleh kita.

Bagi siapa saja yang mempunyai keinginan wirausaha yang dijalaninya itu sukses dengan gemilang maka perlu membaca artikel pada tulisan ini red. ciri kepribadian pengusaha sukses. Tetapi yang tidak bercita-cita menjadi wirausaha dan memilih menjadi karyawan mereka beralasan keuntungan karyawan atau pekerja memiliki pendapatan yang pasti dan stabil tanpa harus menanggung risiko rugi, tidak laku dan lain sebagainya. Walau jam kerja terikat dan banyak peraturan-peraturan yang harus dijalankan serta tidak memiliki kebebasan waktu, tetap saja kepastian income menjadi pilihan yang paling aman dan nyaman.

Tidak salah memang, menjadi seorang wirausaha yang sukses harus berani mengambil berbagai risiko yang selalu menyertai setiap pilihan-pilihan atau keputusan yang diambil. Namun, apakah Anda tidak ingin suatu hari nanti memiliki usaha sendiri yang bisa dijalankan dari rumah sambil mengurus anak, sambil menikmati berbagai kegiatan yang disukai?

Karena jika memilih menjadi seorang wirausaha, maka waktu adalah milik Anda. Anda memiliki kebebasan untuk mengatur waktu sedemikian sehingga usaha dan kesenangan bisa berjalan berdampingan. Ritme kerja pun Anda yang menentukan. Tidak ada peraturan yang menentukan harus bekerja jam berapa dan selesai jam berapa. Namun risikonya adalah penghasilan yang didapatkan sesuai dengan apa yang Anda kerjakan dan memiliki berbagai risiko dan ketidakpastian yang tinggi.

Bila pilihan anda ditetapkan kepada wiraswasta dan berwirausaha sendiri maka ciri kepribadian yang harus dimiliki sekaligus tips menjadi wirausahawan sukses adalah sebagai berikut :

1. Mau Melatih Pola Pikir
Pola pikir seorang wirausaha yang sukses adalah selalu berpikiran positif. Jika Anda cenderung berpikiran negatif, maka pada akhirnya hal negatif yang dipikirkan itulah yang terjadi. Latihlah pikiran Anda untuk selalu berpikiran positif.

2. Harus Percaya Diri
Seorang wirausaha yang sukses juga memiliki rasa percaya pada dirinya sendiri untuk mengambil keputusan secara akurat, penuh perhitungan, dan tidak lamban. Tidak mempunyai keragu-raguan untuk suatu keputusan yang akan mempengaruhi usahanya. Kepercayaan diri yang tinggi membuat seorang wirausahawan berani memutuskan dengan pertimbangan-pertimbangan yang telah dipikirkan secara matang.

3. Memiliki Perencanaan Yang Matang
Seorang wirausaha yang sukses melaksanakan apa yang sedang dikerjakannya dengan penuh perencanaan dan perhatian. Rencanakan dengan matang, usaha seperti apa yang ingin Anda jalankan, siapa yang akan menjalankan usaha Anda, siapa pesaingan Anda, dan bagaimana cara memasarkan usaha Anda. Perencanaan yang baik akan membawa hasil yang baik dan meminimalkan risiko kerugian.

4. Berani Mengambil Resiko
Ada risiko-risiko yang memang harus dihadapi dalam setiap pilihan yang Anda ambil. Jangan takut untuk mengambil risiko. Jika terjadi kesalahan, belajarlah dari kesalahan itu, perbaiki dan lanjutkan lagi.

5. Kreatif dan Inovatif
Seorang wirausaha yang sukses harus memiliki jiwa yang kreatif dan inovatif untuk mengembangkan usahanya dengan cara yang berbeda dari usaha yang sudah ada. Ciptakan cara baru dalam bidang pemasaran, produk dan kembangkan kreativitas Anda agar mampu menciptakan produk-produk baru yang inovatif.

6. Ulet dan Tekun
Bertekunlah dalam hal-hal kecil, karena hal-hal besar akan datang dengan sendirinya. Ulet dan tekun adalah kunci sukses seorang wirausaha. Tanpa kerja keras dan ketekunan ini, suatu usaha tidak akan bertahan lama dan mengalami kesuksesan.

7. Bisa Menentukan Sasaran dan Prioritas
Wirausaha yang sukses juga harus menentukan impian, sasaran, dan visi yang jelas tentang masa depan bisnisnya. Tidak akan ada semangat juang jika tidak ada yang ingin kita kejar. Karena itu tentukan impian dan apa yang ingin dicapai dari usaha yang Anda jalankan.

8. Berusaha Mewujudkan Rencana
Semua perencanaan, impian, dan lain sebagainya telah diatur dan ditentukan. Wujudkanlah keputusan yang telah Anda ambil untuk menjadi seorang wirausaha yang sukses ini dengan menindaklanjutinya dengan tindakan yang tepat, cepat dan terencana. Jangan hanya Not Action Talk Only (NATO).

9. Memiliki Pengetahuan Dasar-dasar Bisnis
Tips kesembilan menjadi wirausaha yang sukses adalah memilki pengetahuan dasar-dasar bisnis. Tanpa pengetahuan ini, usaha seseorang hanya akan dijadikan sebagai kelinci percobaan dan tidak akan menjadi seorang wirausaha yang sukses. Kegagalan pun akan sering dialami. Tidak ada wirausaha yang sukses tanpa sebuah pengetahuan.
Langkah terbaik untuk menjadi wirausaha yang sukses adalah belajar sambil bekerja. Bekerja pada orang lain terlebih dahulu akan sangat membantu seseorang menyerap ilmu dan pengalaman sehingga di kemudian hari bisa menjadi seorang wirausaha yang sukses.

10. Dapat Belajar dari Pengalaman Orang Lain
Tips kesepuluh menjadi wirausaha yang sukses adalah dengan belajar dari pengalaman orang lain, seperti sebuah papatah yang mengatakan: "Pengalaman adalah guru yang terbaik." Seorang calon wirausaha yang sukses pasti akan selalu mengambil pengalaman dari orang lain dan tentunya dari diri sendiri. Semua pengalaman seseorang, baik kesuksesan maupun kegagalan harus dijadikan sebuah pelajaran berharga dan dijadikan panduan dalam merintis usaha serta mengembangkan usaha.

11. Menerima Kritikan dan Nasihat dari Orang Lain
Tips selanjutnya agar menjadi wirausaha yang sukses adalah mau menerima kritikan dan nasihat dari orang lain. Pada umumnya, kritikan yang ditujukan kepada seseorang adalah sebuah hambatan dalam merintis usaha. Namun, seorang calon wirausaha yang sukses akan menganggap kritikan dan nasihat dari orang lain sebagai guru yang membimbingnya ke arah kesuksesan.
Mau menerima kritikan artinya menyadari bahwa kita memiliki kekurangan. Jika mengetahui kekurangan, seseorang tentu akan memperbaiki kekurangan tersebut. Jadi, kita harus berterima kasih kepada orang yang berani menegur dan mengkritik.

12. Dapat Bekerjasama dengan Orang Lain
Tips selanjutnya agar menjadi wirausaha yang sukses adalah menjalin kerjasama dengan orang lain. Sepandai apapun seseorang, perjuangannya akan sia-sia jika bekerja sendiri. Tidak ada seorang wirausaha yang sukses hanya dengan bekerja sendiri. Kerjasama dengan teman, mitra bsinis, kerabat, rekan, dan klien sangat penting dilakukan jika ingin menjadi wirausaha yang sukses.
Rekan-rekan bisnislah yang akan memberi masukan, kritik, dan saran serta membantu kita ketika mengalami kesulitan usaha. Seorang wirausaha yang sukses harus bisa membuat hubungan dan bergaul untuk menjalin ralasi bisnis seluas-luasnya.

13. Tidak Takut Menghadapi Kegagalan
Tips selanjutnya agar menjadi wirausaha yang sukses adalah tidak takut menghadapi kegagalan. Anda jangan berpikir bahwa wirausaha yang sukses, mapan, dan maju tidak pernah mengalami kegagalan dalam berbisnis. Semua wirausaha yang sukses pasti pernah mengalami kegagalan.
Hal yang membuat para wirausaha yang sukses cepat bangkit dari kegagalan adalah tidak pernah putus asa dan terus berjuang sampai sukses. Manusia yang takut gagal adalah manusia pengecut, tidak berani berbuat, dan kerjanya hanya berkhayal.
.

Kejujuran dan Bijaksana Kunci Kesuksesan

Image result for Kejujuran dan Bijaksana Kunci Kesuksesan

Kepribadian perlu dibangun untuk meraih kesuksesan dalam bisnis wirausaha. Mengelola diri merupakan kunci pertama untuk masuk ke gerbang keberhasilan, oleh sebabnya manajemen diri perlu dibangun sejak awal.

Kunci sukses pengelolaan diri pada bahasan kali ini adalah jujur dan bijaksana. Dua sifat tersebut murah harganya, tetapi sangat langka orang yang memilikinya. Padahal dengan kejujuran dan kebijaksanaan siapapun orangnya akan berhasil meraih apa yang diinginkannya.

Sekarang ini mencari orang jujur sangatlah sulit, begitu pun mencari orang yang bijaksana. Celotehan orang mengatakan mereka itu makhluk langka yang sulit ditemukan di bumi saat ini.

Orang jujur sangat disukai siapapun, berlaku dalam segala hal. Baik jujur dalam bicara, berbuat dan atau jujur dalam akhlak prilaku sehari-hari. Jujur dalam bisnis mutlak sangat diburu siapapun, sebab tidak akan ada manusia yang ingin berpartner dengan orang yang suka menipu.

Kejujuran seakan menjadi sebuah mata uang paling berharga yang berlaku dimanapun ia berada. Memang tidak menjamin orang jujur menjadi kaya. Tetapi jujur sudah pasti akan mengantarkan pada kesuksesan. Walau dengan kejujuran tersebut tidak membuat orang melimpah hartanya, tetapi jujur membuat hidup manusia akan tenang dan damai sampai kapanpun, tidak mempunyai musuh.

Orang yang biasa-biasa saja tetapi berlaku jujur dalam segala hal, baik kepada diri, keluarga dan masyarakatnya dia akan memiliki mental yang berbeda dengan yang lainnya, martabatnya akan naik dan derajatnya akan lebih terangkat oleh karena kejujuran.

Kunci sukses dengan kebijaksanaan artinya dapat memutuskan suatu perkara dengan tepat tanpa adanya tendensi kepentingan emosional. Orang bijak disukai banyak orang dan dicintai Tuhan, dan bahkan dengan kebijaksanaannya tersebut manusia akan berhasil dalam berbisnis, sukses dalam hidup serta tentunya dapat tenang di kemudian hari, karena tidak akan banyak dimusuhi orang.

Demikian inspirasi kepribadian sukses untuk tips bisnis kali ini. Semoga artikel ini bermanfaat untuk direnungkan serta diterapkan pada pribadi kita dalam meraih kesuksesan khususnya dalam berbisnis. 

COMPETITION vs COOPERATION

Hasil gambar untuk cooperation

Jumat lalu kedua anak saya menerima Report Card dari sekolahnya Ronald Reagan Elementary School.

Di Indonesia namanya raport.

Melihat keduanya dapat nilai-nilai yang sangat bagus sementara tidak tercantum info tentang rangking, saya tergoda bertanya ke salah satu gurunya.

“Anak saya ranking berapa, Ms. Batey?”.
“Kenapa anda orang Asia selalu nanya gitu?”, jawabnya.
(Weleh, salah apa ane gan, batin saya.)
“Anda sangat suka sekali berkompetisi.

Di level anak anda, tidak ada rangking2an.
Tidak ada kompetisi.

Kami mengajari mereka tentang cooperation alias kerjasama.
Mereka harus bisa bekerja dalam team work dan mereka harus bisa cepat bersosialisasi dan beradaptasi.

Mereka harus punya banyak teman.
Lebih penting bagi kami untuk mengajari mereka story telling dan bagaimana mengungkapkan isi pikiran dalam bahasa yang terstruktur dan sistematis.

Kami mengajari mereka logika dalam setiap kalimat yang mereka ucapkan.”
(Dari sini rupanya kenapa teman2 saya di kantor mentalnya ”How can I help you”, hampir tidak pernah saya lihat jegal-jegalan.

Dan di US, hampir semua profesi mendapatkan penghasilan yang layak, tidak harus semua jadi “dokter” seperti di Indonesia.

Semua orang boleh mencari penghidupan sesuai passionnya, sehingga semua bidang kehidupan sangat berkembang maju karena diisi orang2 yang bekerja dengan gairah).

Weleh…saya jadi ingat, memang pendidikan di negeri saya sangat kompetitif.
Banyak orangtua yang narsis memajang prestasi anak-anaknya di sosmed.
Tanpa disadari sebagian dari mereka nanti akan tumbuh menjadi orang-orang yang terlalu suka berkompetisi dan lupa bekerjasama.

Kiri kanannya dianggap saingan dan dirinya harus menjadi yang terbaik.
Mending kalo dia mengembangkan dirinya supaya menang persaingan, yang ada kadang mereka menunjukkan baiknya dirinya dengan cara menungkapkan jeleknya orang lain.
Kalo bukan kita siapa lagi, begitu jargonnya…

Wuih, betapa arogannya, seakan-akan yang lain tidak mampu dan hanya dia yang mampu.
Sakit mentalnya….

Aku menang….aku menang…..begitu suara anak-anak dari sebuah gang di ibukota.
Entah permainan apa yang dimenangkannya…..
Entah kapan dia sadar bahwa hidup bukan melulu soal menang dan kalah.

Bakersfield, Jan 2016

Inovasi Di Era Digital

Hasil gambar untuk Inovasi Di Era Digital
Beberapa minggu lalu sempat ngobrol dengan seorang Senior Consultant dari Zurich Innovation Center. Dia bilang, saat ini adalah era ketika inovasi lebih mementingkan kuantitas dibandingkan kualitas.

Yang penting cepat. Tidak bisa lagi berlambat-lambat dengan alasan mengejar "kesempurnaan".
Saya jadi ingat sebuah eksperimen yang melibatkan dua kelompok partisipan yang diminta untuk membuat vas bunga dari tanah liat. Setiap kelompok diberi waktu yang sama.

Kelompok pertama diminta untuk membuat sebuah vas bunga dengan sebagus-bagusnya. Sedangkan kelompok kedua diminta untuk membuat vas bunga sebanyak-banyaknya. Coba tebak, dari kelompok mana kita bisa mendapatkan vas bunga yang lebih indah?

Di luar dugaan, justru kelompok kedua yang bisa menghasilkan vas bunga yang lebih indah. Ternyata, dalam proses menghasilkan vas bunga sebanyak-banyaknya, terjadi proses belajar, sehingga semakin lama kualitas vas bunga yang dihasilkan pun semakin indah.

Kesimpulannya, di era digital ini seringkali "Quantity matters over quality". Tidak zamannya lagi "biar lambat asal selamat".

Sumber : ( Ardhi Ridwansyah)